SABBANG,TEKAPE.co – Salahsatu wujud syukur atas hasil panen gabah yang banyak, Petani Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, mempunyai tradisi.
Tradisi tersebut adalah bakar peong di pematang sawah. Juga tradisi sebelum menggarap sawah.
Peong merupakan makanan dari beras dengan campuran santan lalu dibakar dalam bambu.
“Tradisi ini sempat hilang, makanya kami ingin kembali melestarikannya,” kata kepala Desa Pompaniki terpilih, Jayadi, kepada origita.co.id, Sabtu (10/11/2018).
Selain peong, petani juga membuat kapurung atau pugalu.
Makanan khas Luwu Raya (Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur) berbahan dasar sagu.
“Peong dan kapurung kita makan bersama di pematang sawah,” kata Jayadi.
Tradisi itu diharapkan bisa meningkatkan produksi gabah petani.
“Harapan kita produksi tahun ini bisa makasinal,” tuturnya.(*)












