Debat Pilwali Palopo Digelar 17 Mei, KPU Usung Tema Kearifan Lokal dan Pembangunan Inklusif

Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan resmi mengumumkan tema besar untuk debat Pemilihan Suara Ulang (PSU) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo 2025.

Dalam rilis terbarunya, KPU menetapkan tema “Kolaborasi Strategis dalam Pembangunan Inklusif, Adil, dan Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal”.

Debat perdana akan berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 14.00 WITA di Kota Makassar.

Forum ini akan mempertemukan empat pasangan calon (paslon) yang berlaga dalam kontestasi Pilwali Palopo.

Keempat paslon tersebut adalah:

Paslon 1: Putri Dakka – Haidir Basir

Paslon 2: Farid Kasim Judas (FKJ) – Nurhaenih

Paslon 3: Rahmat Masri Bandaso – Andi Tenri Karta

Paslon 4: Naili – Akhmad Syarifuddin

Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain, menyebutkan bahwa debat ini akan mengangkat delapan subtema strategis yang dirumuskan oleh tim panelis independen.

“Topik-topik yang diangkat mencakup reformasi birokrasi, kesehatan, kesejahteraan sosial, pertanian, hingga isu ketahanan pangan,” ujar Hasruddin dalam keterangannya, Kamis 8 Mei 2025.

Setiap subtema akan menyajikan dua pertanyaan utama yang bertujuan menguji secara langsung visi, misi, dan rencana kerja dari masing-masing pasangan calon.

Hasruddin menekankan pentingnya persiapan matang dari para kandidat.

“Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang utuh dan objektif untuk menilai kapasitas serta komitmen setiap paslon dalam membangun Palopo,” katanya.

Debat ini diharapkan menjadi ruang terbuka bagi publik untuk menilai kualitas gagasan dan strategi pembangunan yang ditawarkan, sekaligus memastikan bahwa nilai-nilai lokal tetap menjadi fondasi dalam arah kebijakan kota.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *